Posted by
Ricky
/
at
21.41
/
/

Karyawan Profesional
Banyak karyawan yang telah lama bekerja di suatu perusahaan ataupun yang memiliki jabatan tertentu merasa dirinya sudah profesional. Benarkah hanya dengan tolok ukur kerajinan atau jabatan saja mereka sudah memenuhi kriteria sebagai karyawan profesional?
Ternyata kriteria karyawan profesional tidaklah sesederhana itu, seorang karyawan masih harus bekerja lebih keras lagi untuk dapat memenuhi kriteria profesional, baik yang sifatnya teknis maupun non teknis (seperti: watak dan karakter).
Kriteria apa saja yang harus dipenuhi untuk dapat menjadi karyawan profesional:
Mau Bekerja Keras:
Seorang profesional harus sanggup bekerja keras setiap hari, memiliki semangat dan tanggung-jawab yang tinggi untuk menyelesaikan pekerjaannya, tidak mudah mengeluh atau menyerah pada kesulitan, tidak membiasakan diri bermalas-malasan atau menunda pekerjaan yang bisa diselesaikan pada hari itu.
Menguasai Pekerjaan:
Seorang profesional harus memiliki pengetahuan yang luas mengenai bidang pekerjaannya, mengerti dengan benar bagaimana melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan, mampu mengatasi hal-hal yang sulit, mampu menyelesaikan setiap masalah (bukan memperbesar masalah atau membuat masalah baru).
Memiliki Komitmen:
Seorang profesional harus memiliki komitmen terhadap pekerjaannya. Komitmen itu rasa keterlibatan yang kuat dengan pekerjaannya. Pekerjaannya adalah bagian dari hati dan jiwanya. Karyawan yang memiliki komitmen akan merasa gelisah bila ada pekerjaannya yang belum beres.
Mampu Bekerjasama:
Seorang profesional selain mampu bekerja mandiri, juga harus mampu bekerja bersama tim. Dengan bekerja melalui tim maka ada banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat..
Motivasi yang Tinggi:
Seorang profesional harus mampu memotivasi diri sendiri untuk mencapai hasil terbaik. Dan bila dia berhasil memotivasi diri sendiri, maka dia juga akan mampu memotivasi tim kerjanya.
Memiliki Intergritas yang Tinggi:
Seorang profesional harus bisa menjaga nama baiknya dengan senantiasa berkelakuan baik, menjaga nilai-nilai kejujuran dan moral yang positif. Seorang karyawan profesional pantang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya (kakayaan, kedudukan, dll) dengan cara instan.
Memiliki Loyalitas:
Seorang profesional memiliki loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaannya, tidak bekerja setengah hati, semua pekerjaannya diselesaikan dengan sungguh-sungguh. Seorang karyawan profesional selalu mencintai pekerjaannya, tidak menganggapnya sebagai suatu kewajiban atau beban.
Membedakan Kepentingan Kantor dan Pribadi:
Seorang profesional harus bisa memisahkan antara kepentingan kantor dan kepentingan pribadi. Masalah pribadi sebaiknya tidak dibawa ke kantor supaya tidak mengganggu konsentrasi kerja. Fasilitas kantor janganlah dipakai untuk kepentingan pribadi, terlebih lagi dengan sengaja membawa pulang barang-barang kantor untuk kepentingan pribadi di rumah.
Sumber : http://karyawansukses.com